Cretivity and Innovation Summary

Akhirnya, tidak terasa kuliah CI pada semester ini telah berakhir. Kuliah CI telah memberikan pengetahuan tentang creativity dan inovasi yang sangat berkesan untuk saya.

Creativity and Inovation itu bisa diterapkan dimana saja, dalam kehidupan kita. Tidak harus berupa barang, seperti yang telah di diskusikan dalam beberapa pertemuan CI sebelumnya, bahkan kreatifitas dan inovasi bisa dikembangkan dalam bentuk bisnis model juga. Selama ini saya terpaku bahwa inovasi dan kreatifitas hanya bisa diterapkan pada sebuah barang jadi saja.

Beberapa dosen tamu yang hadir untuk memberikan kuliah juga memberikan nuansa baru terhadap kreatifitas dan inovasi terutama karena mereka berasal dari berbagai macam background yang berbeda.

Singkatnya, hal terpenting yang saya dapatkan dari kuliah CI adalah agar kita terus berusaha. Kegagalan bukanlah akhir dari segalanya. Kuliah CI mengajarkan kepada kita untuk bisa berpikir lepas “out of the box”, terlepas dari aturan yang ada dari diri kita sendiri. Karena musuh terbesar dari kreatifitas adalah asumsi dalam pikiran kita sendiri yang membuat batasan – batasan pada kreatifitas kita. Dari sini, kedepannya saya akan terus belajar untuk selalu mencoba dan berkreasi dalam semua hal dan tidak takut akan kegagalan, karena kegagalan adalah pupuk dari kesuksesan.

Start! GT Radial!

Salam Kreatif!

Halo semua, kali ini blog saya hadir kembali dengan topik Produk Indonesia, GO Internatinal! Nah berhubung post kali ini adalah tugas UAS kuliah CI, yang juga berarti post terakhir saya dari kuliah CI. Namun, bukan berarti saya akan berhenti dari kegiatan menulis di internet seperti saat ini.

Produk Made in Indonesia….terdengar cukup jarang bukan?Apabila kita membeli barang di banyak tempat, kebanyakan dari barang tersebut bertuliskan Made in China. Saat ini barang-barang dari China telah dengan sukses membanjiri pasaran dunia. Strategi utama dari China untuk menembus pasar adalah Copy & Low Price. Apabila kita bandingkan dengan produk dari negara lain, kualitas produk China memang kurang bersaing. Namun, bagaimana dengan harga dan ketersediaan barang, produk China nyaris tidak terkalahkan! Bagaimana dengan produk Made in Indonesia?

Saat ini, banyak orang terutama orang Indonesia MALU menggunakan produk dalam negeri dan mendewakan barang dari luar negeri. Ironis memang, terutama setelah ditinjau lebih jauh, alasan mereka adalah bukan semata karena kualitas, melainkan GENGSI. Wah2, gengsi sih boleh ya, asal tidak berlebihan…hehe

Apabila kita melihat secara lebih jeli, banyak produk Indonesia sebenarnya memiliki kualitas yang diakui oleh dunia, dan bahkan menjadi top of mind! Contoh mudahnya Indomie atau beberapa produsen garmen lokal dari Indonesia menjadi salah satu supplier merek baju terkenal seperti Zara, H&M dan masih banyak lainnya. Dari sisi olahraga, kita mempunyai shuttlecock nomor wahid seperti Saxxon dan Holland dan itu semua buatan Indonesia. Bahkan, untuk event akbar seperti piala dunia, siapa lagi yang memproduksi bola selain indonesia. Secara umum, memang kita tidak terlihat memiliki kualitas karena banyak orang tidak jeli melihat produk dalam negeri.

Wah kayaknya udah kepanjangan ini introductionnya, hehe. Kalo gitu kita langsung kali ini saya ingin menjelaskan tentang strategi GO International dari produsen ban di Indonesia. Produknya adalaaahhh……jeng jeng jeng!

Pada awalnya, saya sangat yakin apabila GT Radial adalah perusahaan dari luar negeri, eh ternyata saya salah. GT Radial adalah produk dari PT Gadjah Manunggal Tbk dari Indonesia.

Dibawah ini adalah contoh dari TV ads dari GT Radial

Why Tire?

Saat ini perkembangan otomotif di dunia sangat cepat. Dalam tempo satu tahun saja sudah bisa muncul berbagai varian mobil dan motor baru. Ban adalah salah satu aspek terpenting dan vital  pada kendaraan. Disamping itu, saat ini ban tidak hanya berfungsi sebagai ban secara literally saja. Demand dari konsumen sudah mulai shifting ke arah fashion (jangan salah, Ban pun ada fashionnya loh..hehe) dan performa terutama efek ke penggunaan bahan bakar.

Why GT Radial?

Made in Indonesia! dan apabila ditinjau dari segi produk, kualitas GT Radial tidak perlu diragukan lagi. Di Indonesia sendiri, GT Radial adalah top choice untuk ban lokal.GT Radial memiliki beberapa profil ban untuk harian maupun professional (kejuaraan/balap) de mi memenuhi kebutuhan konsumen. Selain itu, GT Radial bahkan memiliki pabrik di China untuk dapat mengimbangi permintaan dari konsumen. Jika dilihat lagi, sebenarnya GT Radial sudah sukses GO International, namun dalam skala yang kecil, yaitu pasar Asia khususnya asia tenggara saja. Apabila kita melihat pasar dunia, penjualan ban masih di dominasi oleh Bridgestone, Michelin, Dunlop dan lain lain.

Innovation and Business Model for GT Radial

Kira-kira apa sih inovasi untuk GT Radial supaya bisa meraih pasar Internasional yang lebih luas?

  • Racing and stuffs

Yak, salah satu opportunity  terbesar untuk mengenalkan barang di dunia otomotif adalah dengan menggunakan media balapan. Megapa begitu? Karena dari sinilah dilihat bagaimana performa sebenarnya dari sebuah ban. Sejauh ini, GT Radial belum menggunakan kesempatan ini di dunia balap internasional, dan sudah saatnya bagi GT Radial untuk turut bersaing.

  • AutoShow

Selain dari racing atau dunia balap, autoshow adalah event lainnya yang memberikan opportunity besar dalam mengenalkan produk. Tiap tahunnya ada berbagai macam event tahunan yang di selenggarakan di seluruh dunia. GT Radial harus memanfaatkan kesempatan ini untuk mengenalkan produknya pada dunia. Contoh dari Event ini adalah Paris Motor Show dan Shanghai Autoshow.

Business Model

  • Value Proposition

Experience the performance, discover the value

Diatas adalah tagline dari GT Radial. Dari tagline itu bisa dilihat bahwa GT Radial adalah sebuah produk berkualitas yang tetap memperhatikan detail dari harga. Dengan membeli GT Radial berarti kita membeli barang dengan kualitas yang bagus dan harga yang relatif terjangkau dibandingkan dengan ban-ban kelas atas lainnya.

  • Customer Segment

Semua Orang!

Ya semua pengendara kendaraan bermotor pria, wanita, dewasa, remaja yang memiliki kendaraan berupa mobil, truk maupun motor yang memiliki kebutuhan untuk mendapatkan ban kualitas prima dengan harga yang cukup terjangkau.

  • Distribution Channel

– Main distributor

– Supplier

GT Radial memiliki distributor resmi yang tersebar cukup luas. Selain itu ban GT Radial dapat di peroleh di supplier-supplier ban secara umum. Tidak ada toko khusus yang menjual GT Radial secara spesial.

Di inovasi ini, bisa juga dilakukan distribusi tambahan dengan cara racing contract ataupun penjualan melalui event.

  • Customer Relationship

– Common customer

– Racing Community

– Car club & modification house

Dengan inovasi yang diajukan, customer relationship dari GT Radial bisa diperdalam dengan melakukan pendekatan pada Racing community dan car club & modification house. Dengan dilakukannya hal tersebut, ban GT Radial bisa menumbuhkan image yang lebih baik terutama pada komunitas-komunitas tertentu dan yang akhirnya akan berlanjut ke masyarakat pada umumnya.

  • Core Capabilities

– Money Value

– Performance

Dengan menjaga core capabilities dari GT Radial yaitu money value & performance, value proposition dari GT Radial dapat tercapai.

  • Partner

– Racing parts distributor

– Modification house

Sesuai dengan distribution channel, maka partner penting untuk GT Radial adalah Racing parts distributor dan modification house yang memiliki taraf internasional. Dengan dilakukannya kerja sama dengan pihak-pihak tersebut, maka GT Radial akan lebih siap untuk GO Internasional dan melakukan eskpansi ke seluruh dunia.

  • Supply Chain

– Factory

– Main Distributor

– Supplier

– Event Manager

Unsur pertama yang sangat dibutuhkan oleh GT Radial untuk mengakses market baru di negara/ benua lain adalah Factory. Untuk menembus pasar Eropa dan Amerika, diperlukan pembuatan factory baru di masing-masing benua. Sejauh ini di Eropa masih terbentuk organisasi pengelolanya saja. Factory sangat diperlukan karena biaya pengiriman barang akan lebih mahal dari biaya pembuatan di masing-masing benua tempat ekspansi.

FINANCE

Cost Structure

  • Production Cost

Production cost adalah harga pembuatan awal dari factory yang telah ada.

  • Shipping Cost

Biaya pengiriman GT Radial ke negara-negara lain

  • Expansion Cost

Biaya marketing dan inovasi dari GT Radial untuk dapat melakukan penetrasi pasar di negara-negara baru.

  • Revenue Stream

– local market

– international market

Sejauh ini, pendapatan utama dari GT Radial berasal dari local dan international market wilayah Asia yang merupakan wilayah dengan penjualan terbesar GT Radial. Oleh karena itu GT Radial cukup memiliki nama di Asia, namun tidak di wilayah lain.

Conclusion

GT Radial adalah ban dengan performa yang bisa dibandingkan dengan merek-merek internasional seperti Bridgestone, Michelin, dll. Jadi secara performa, sebenarnya ban GT Radial tidak perlu diragukan lagi. Namun GT Radial masih belum memiliki nama yang kuat karena sangat minim dalam hal ekspansi terutama di benua eropa dan amerika yang notabene adalah surga dunia balap negara barat. Oleh karena itu, inilah kesempatan GT Radial untuk menerapkan inovasi dan business model yang baru untuk melakukan Go Internasional yang lebih meluas.

Menulis di internet

Salam Kreatif

Sesuai dengan judul kali ini, saya akan mencoba menuliskan bagaimana kesan saya selama menulis di internet.

Menulis di internet itu sendiri saya bagi menjadi 2 bagian, yaitu menulis untuk pelajaran dan menulis untuk hiburan. Menulis untuk pelajaran contohnya mengerjakan tugas dan harus men-submit nya melalui internet. Bagian kedua adalah menulis untuk hiburan, misalnya saja menulis blog, atau bahkan update status twitter/facebook yang saat ini pastinya sudah menjadi kewajiban dikalangan anak muda. Untuk lebih jelasnya, ayo kita bahas satu-persatu.

  • Menulis untuk pelajaran

Untuk yang ini, cukup standard yah. Saat ini sudah hampir tiap sekolah menggunakan internet dan mengharuskan muridnya untuk men-submit tugasnya melalui email. Perkembangan teknologi ini menurut saya menunjang pembelajaran dari murid. Namun beberapa hal juga perlu diperhatikan, karena dengan adanya teknologi ini, Plagiarism of Idea  muncul dan cukup sulit untuk dilawan. Beberapa media untuk mengumpulkan tugas melalui internet bisa dilakukan melalu email seperti:

  • Menulis untuk hiburan dan ekspresi diri

Yak yang kedua adalah menulis di internet dengan tujuan hiburan dan ekspresi diri. Hari gini, siapa sih yang nggak kenal blog, facebook maupun twitter?

Yak, ketiga hal diatas seakan sudah menjadi keharusan bagi orang-orang terutama anak -anak muda untuk dimiliki. Update status di facebook maupun twitter sudah menjadi keharusan bagi penggunanya. Setiap orang seakan memiliki kebutuhan untuk menceritakan apa yang sedang dialami oleh dirinya setiap saat (terutama twitter).

Menurut saya, “kebudayaan” baru ini memiliki sisi positif dan negatif.

Sisi positif:

Melakukan update ditwitter bisa menunjukkan apa yang sedang kita lakukan. Pendek kata, apabila terjadi apa-apa dengan orang tersebut, semua orang dapat mengetahuinya dengan mudah. Penyebaran inforamasi dapat dilakukan dengan cepat dan praktis. Selain itu, dengan adanya media-media ini, setiap pengguna secara tidak langsung dituntut untuk menjadi kreatif dan menarik. Mengapa begitu? Karena account-account itu adalah salah satu cermin dari diri penggunanya.

  • Sisi negatif:

Kebanyakan orang menjadi addicted untuk melakukan update status. Bisa kita bayangkan apabila kita sedang bekerja, atau melakukan suatu hal yang sangat penting, kita masih terdorong untuk melakukan update status. Prinsipnya, kita melakukan update status ketika ada sesuatu yang penting, dan disitulah terkadang muncul masalah. Ex: kecelakaan mobil bisa terjadi ketika seseorang dengan teledor mengupdate status disaat sedang menyetir. Sepele memang, tetapi dorongan untuk melakukannya sangat besar dan tidak bisa dihindari.

Sisi negatif lain dari menulis di internet adalah ketika kita salah menuliskan sesuatu, bersiap-siaplah untuk di cemooh orang. Ya itulah prinsip menulis di internet, karena semua orang bahkan yang kita tidak kenal pun bisa mengakses hasil tulisan kita. Selain itu, orang-orang bisa memiliki interpretasi yang berbeda dengan maksud sebenarnya dari tulisan kita. Hal ini pun bisa menimbulkan masalah kedepannya.

Secara umum, menulis di internet sudah menjadi sebuah hal yang biasa pada masyarakat saat ini dan tidak hanya terjadi pada orang-orang yang melek teknologi saja. Menulis di internet menjadi mendia untuk menyalurkan pikiran, bahkan perasaan dari penulis pada saat ia menulis. Menulis di internet juga menjadi salah satu jalan mengekspresikan diri, terutama bagi orang yang sulit untuk berekspresi (introvert). Menulis di internet menurut saya adalah sebuah revolusi yang sangat baik, hanya sekarang adalah tantangan untuk kita bagaimana kita bisa menyikapi dan melakukannya dengan bijak dan tepat.

Sekian dari saya untuk blog “menulis di internet” kali ini. Mudah-mudahan berguna dan dapat memberi sedikit informasi dan inspirasi untuk pembaca. Salam kreatif!

– Andri

Business Model

Hallo dan salam kreatif!

Berhubung minggu lalu saya absen dalam kuliah CI, saya akan mencoba menjelaskan dalam posting blog kali ini tentang business model yang ingin saya buat. Tema dari business model kali ini adalah games yang akan saya hubungkan dengan social  network.

Mengapa game?

Alasan utamanya adalah tentunya karena saya adalah gamer, dan alasan lainnya adalah game saat ini menjadi sebuah fenomena yang cukup menakjubkan. Di awal kemunculannya pada komputer/console lama, game hanyalah berfungsi sebagai sarana hiburan untuk melepaskan penat. Namun dalam perkembangannya, developer dari game membuat game seakan hidup dan memiliki cerita yang patut untuk diikuti. Hal ini mengakibatkan jumlah fanatik gamer selalu bertambah setiap tahunnya. Saya melihat ini sebagai opportunity dan ingin membuat sebuah situs untuk gamer bernama: plugenplay (PeP)

——-> http://www.plugenplay.com

Cukup menarik bukan? Untuk detail dari business model nya, yuk kita bahas lebih lanjut

plugenplay, adalah tempat dimana para gamers dapat menyalurkan minatnya dalam bermain games, terutama games yang ber-platform online games. Tujuan dibuatnya situs ini adalah untuk membentuk komunitas game yang sehat, dan sebagai ajang untuk sharing informasi tentang dunia game dan tentunya bermain game.Selain itu, plugenplay juga menyediakan sarana social network seperti facebook hanya saja, purpose didalam plugenplay hanyalah untuk komunitas khusus game saja.

Customer segment dari plugenplay:

1. Segala macam gamers (hardcore gamers, etc)

2. Game developers

3. Gaming peripherals company

    

Apa aja sih yang ditawarkan oleh plugenplay?

1. Gamers Community

plugenplay akan mencakup juga pembuatan social network khusus gamers. Dari sini bisa terbentuk komunitas-komunitas gamers (bisa berdasarkan genre game maupun judul game itu sendiri). Yang membuat berbeda dalam komunitas ini adalah pembuatan komunitas spesifik (khusus untuk game berskala besar misalnya Final fantasy community, World of Warcraft community, Ragnarok international Community, etc) Contoh yang saya ambil adalah World of Warcraft community. Dalam komunitas ini, akan dijelaskan profil dari pemain, contohnya IGN (Initial Game Name) dan real name dari gamer dan bermain game apa saja (genre dan judul). Dengan adanya komunitas ini, permainan game akan menjadi lebih transparan dan menarik tentunya karena komunitas dalam game akan semakin nyata.

2. Download site

plugenplay bekerjasama dengan beberapa developer games akan membuat site untuk download game secara langsung dengan pembelian secara online. Dengan itu, gamers tidak perlu repot lagi untuk mencari game di toko konvensional, ataupun online store lainnya. Keunggulan dari download site ini adalah, gamer akan mendapatkan referensi dari pemain lainnya dan juga berdasarkan genre game apa yang disukai oleh pemain (dari database gamers community). Download site ini akan menjadi salah satu bargaining power dari situs PeP. Oleh karena itu kualitas developer games yang akan digaet akan menjadi salah satu point utama dalam aspek ini.

3. International event

Nah, ini dia yang pasti ditunggu oleh para maniak game, apalagi kalau bukan event game internasional. Bekerja sama dengan beberapa gaming peripheral community, para users/gamers di plugenplay akan mendapatkan informasi secara kontinu tentang internasional game event. Para gamers tidak perlu lagi mencari event-event ini karena informasi dari situs plugenplay akan selalu ter-update.

Nah itu semua adalah tentang plugenplay, lalu bagaimana prosedurnya:

a. Sign up

Cukup akses situs ini, dan sign up seperti kebanyakan social network site. Hanya saja, di dalam site PeP, gamer di wajibkan untuk mengisi data-data yang berkaitan dengan game yang sedang mereka mainkan. Sign up untuk normal user akan dikenakan biaya 0.

b. Premium & Pro member

Bagian ini adalah khusus untuk premium member dan Pro-member dari PeP. Apakah yang perbedaannya dengan user biasa adalah diskon untuk download games dan informasi akan international event khususnya untuk Pro member (Pro member adalah orang-orang yang mendedikasikan diri nya untuk terjun dan berkecimpung dalam dunia game dan berprofesi sebagai gamer). Untuk premium dan pro members  akan dikenakan biaya tambahan administrasi dan bulanan yang sangat kecil dan tidak memberatkan.

Mungkin sedikit saja dari saya tentang blog business model kali ini. Mudah-mudahan dapat bermanfaat dan memberikan insight dari pembaca.

– Andri

https://hollandria.wordpress.com/

NTT Docomo Vision: Dreams & Realize it!

Minggu lalu dalam kuliah CI, kita menyaksiskan sebuah video dari NTT Docomo tentang visi dari perusahaan tersebut pada tahun 2020. Untuk lebih jelasnya, mari kita lihat dulu seperti apa videonya dibawah ini.

Didalam video ini, NTT Docomo mengajak kita untuk bermimpi. Sebenarnya salah nggak sih bermimpi itu? Bermimpi tidaklah sesuatu yang buruk. Justru dari mimpi dan imajinasi itulah muncul banyak hal yang berguna. Bisa kita rasakan bahwa semua teknologi yang muncul di dunia ini adalah hasil mimpi dan kerja keras dari penciptanya.

Contoh mudah dari mimpi yang terealisasi  adalah kisah dari Wright brothers yang memunculkan ide akan pesawat terbang

 

 

 

 

 

 

 

atau pun Thomas A. Edison yang berjasa menciptakan lampu pijar pertama di muka bumi ini.

Pada zaman mereka, tentu orang berpikir mereka sudah gila karena terlalu banyak berimajinasi.

Visi yang akan terealisasi, kira-kira itulah keinginan dari NTT Docomo dalam video ini. Mereka bahkan mempunyai target bahwa pada tahun 2020, visi mereka ini bisa terealisasi.

Dalam hal ini, NTT Docomo patut diacungi jempol. Mereka berani menunjukkan visi dan mimpi pada masyarakat luas. Dalam sisi Bisnis, strategi ini bisa menjadi senjata untuk melawan kompetitor sekaligus menarik minat konsumen. Mengapa bisa menjadi senjata untuk melawan kompetitor? Dengan video ini, NTT Docomo secara tidak langsung telah memberi sinyal pada kompetitor bahwa mereka siap untuk menghadapi era komunikasi modern. Lalu bagaimana bisa menarik minat konsumen? Dengan video ini pula menunjukkan bahwa NTT Docomo adalah sebuah perusahaan yang terus menerus melakukan inovasi dan memiliki propek yang bagus.

Apakah yang akan terjadi apabila misi NTT Docomo ini tidak tercapai? Kegagalan bukanlah segalanya, itulah prinsip yang dipegang oleh NTT Docomo. Perlu kita ingat lagi bahwa video ini hanya merupakan proyeksi akan telekomunikasi di tahun 2020, dan tentunya proyeksi bisa saja meleset. Walaupun ada kemungkinan gagal, NTT Docomo tidak menyerah begitu saja.

Apabila kita mengingat kembali dalam kuliah CI sebelumnya bahwa “ketakutan akan kegagalan hanya akan menghambat seseorang untuk meraih kesuksesan”. Artinya, kita boleh saja takut salah, tetapi jangan sampai ketakutan akan kegagalan itu menghambat kita dalam bermimpi dan merealisasikan impian yang selalu kita inginkan. Singkatnya, marilah kita terus bermimpi dan berusaha untuk mencapai impian itu,

-Andri

Design Thinking

I.

Sesuai dengan kuliah CI minggu lalu, kita mendatangkan dosen tamu yaitu seorang founder dari Sembilan Matahari bernama Adi Panuntun. Beliau adalah salah satu icon kreatif saat ini, beberapa karyanya yang sangat terkenal adalah pembuatan Kota Tua video mapping dan produser dari film cin(T)a.

Sesuai dalam kuliah yang diperikan oleh Adi Panuntun, disini kita akan sedikit me-review tentang Design Thinking.

Apakah itu Design Thinking?

Design Thinking adalah sebuah metode untuk membuat sesuatu dengan jalan pemikiran kreatif. Apa yang membuat Design Thinking berbeda? Hasil dari Design Thinking tidak hanya berupa produk barang nyata, namun juga bisa berupa jasa maupun business model.

Contoh dari Design Thinking yang pernah dilakukan adalah oleh AQUA dan Teh botol Sosro. Dulu orang pasti berpikir apakah keuntungan dari membuat air dan teh dalam kemasan, padahal barang-barang ini sangat mudah untuk diperoleh dan dibuat sendiri. Namun, Bapak Tirto Utomo (AQUA) dan Sosrodjoyo (Sosro) memiliki pemikiran yang jauh berbeda. Mereka menggunakan prinsip Design Thinking yang akhirnya pasar merespon dengan sangat luar biasa pada produk yang mereka buat.

Design Thinking Process (tergabung dalam 2 proses yaitu creative dan analytical)

1.Observe –>_______3.Brainstorm–>_______5.Proyotype                          (Creative)

2.Synthesize –>_________4.Vote –>________6.Storytelling   (Analytical)

II.

Dibagian kedua ini, saya akan mencoba menjelaskan korelasi antara

dan

Jika dilihat secara sepintas, 2 hal ini sangat tidak berkorelasi dan tidak ada hubungannya. Namun hal ini akan berubah ketika Apple inc. mengadopsi teknologinya pada produk marker diatas.

Hal yang terpikir oleh saya adalah pembuatan iPen, yaitu sebuah alat yang bisa digunakan untuk menulis pada gadget buatan Apple inc. lainnya misalnya iPad, iTouch, iMac, dll. Penggunaan iPen akan sangat berguna bagi seseorang yang ingin melakukan presentasi dan menggambar secara manual. Dengan iPen, kita tidak perlu repot-repot lagi untuk menggambar menggunakan mouse.

Singkat kata, penggunaan iPen sangat berguna untuk business dan hal-hal lainnya.

III.

Market Retail masa depan

Apabila kita akan menghadapi perubahan market dalam kurun waktu 10 tahun mendatang, apa yang akan kita lakukan? Menurut saya ada 2 hal yang bisa kita lakukan dalam menghadapi perubahan market:

1. Inovasi

Pertama, kita bisa melakukan sebuah inovasi produk. Inovasi ini tidak hanya bersifat merubah bentuk barang, tetapi lebih ke arah melakukan forecast, kira-kira apa yang diinginkan masyarakat ke depannya, produk yang lebih mutakhir, atau produk yang lebih murah?

2. Create new Market

Ini adalah cara cukup ekstrim dan tidak semua perusahaan mampu melakukannya. Salah satu perusahaan yang mampu menciptakan market baru adalah Apple inc. Misalnya saja kita lihat salah satu produk apple yaitu iPad. Tentunya tidak terpikir dalam pikiran kita apabila Apple akan membuat produk seperti itu. Namun, pasar mengatakan berbeda. Munculnya iPad membuat competitor dari Apple mulai membuat produk-produk serupa, Inilah salah satu cara untuk melawan perubahan pada market.

 

-Andri

Google Innovation

Google adalah salah satu perusahaan paling inovatif di dunia saat ini. Mengapa google bisa di kategorikan perusahaan inovatif hanya dengan menyajikan search-engine untuk internet? Di bawah ini akan saya jelaskan beberapa aspek inovasi yang telah dilakukan oleh Google dari awal kemunculannya hingga saat ini. Namun sebelum itu, kita akan melihat sedikit dari perjalanan Google pada video dibawah ini.

Dari video di atas kita bisa tahu bahwa google tidak hanya menjual search-engine, tapi juga banyak aplikasi lainnya yang sangat berguna dan revolusioner. Dibawah ini akan dibahas satu persatu tentang inovasi  kreatif yang telah dilakukan Google.

1. Google sebagai search-engine

Saat ini banyak sekali bermunculan search-engine contohnya adalah Google, Bing, Yahoo dan lainnya. Namun, kebanyakan orang pasti akan memilih Google (Google adalah top of mind dalam search-engine). Apakah alasan mereka?

Kali ini saya akan mencoba membandingkan Google dengan Yahoo.

Bisa kita lihat perbedaan yang sangat mencolok pada tampilan search-engine Google dan Yahoo. Google terlihat sangat simple dan cepat di akses. Yahoo lebih mengarah pada “menyajikan banyak hal dalam 1 halaman”. Bisa dibuktikan bahwa membuka site Yahoo memerlukan lebih banyak waktu dari pada Google. Oleh karena itu, orang lebih memilih Google daripada Yahoo. Disini, Google memberikan layanan yang efisien dan efektif.

2. Google AdSense

Google ads adalah salah bisnis model dari Google. Dengan Google ads, orang dapat mempromosikan produk/website nya pada Google. Dibawah ini adalah contoh dari google ads.

Dengan menggunakan google ads, kita bisa melihat produk yang kita promosikan dibarisan teratas pada hasil pencarian Google. Menariknya adalah sistem pay per click atau per impression yang digunakan pada Google ads. Dengan sistem ini, kita hanya harus membayar ketika ads kita di click oleh orang lain. Semakin banyak orang mengunjungi situs kita melalui Google ads, semakin banyak pula kita harus membayar. Terlihat sangat simpel, namun dari sinilah +/- 30% sumber pendapatan Google ($ 2,04 Milyar di tahun 2010).

3. Google maps

Google maps adalah salah satu aplikasi web-mapping yang dimiliki oleh google. Google maps menyajikan informasi dari jalan, route planner, dan beberapa tempat. Dengan aplikasi ini, orang dapat dengan mudah mengetahui jalan yang harus di lewati ketika menuju suatu tempat. Bahkan dengan route planner, kita bisa memperikirakan lama waktu perjalanan dengan jalan kaki/naik mobil. Google maps menyajikan gambar dalam bentuk 2D dan gambar nyata. Sayangnya Google belum mengaplikasikan Google maps secara real time. Namun, lebih hebatnya lagi, aplikasi ini tidak memungut biaya pada penggunanya. Artinya siapapun boleh menggunakannya setiap saat.

Salah satu pengembangan terakhir dari Google Maps adalah Google street view. Dengan menggunakan aplikasi ini, kita dapat melihat keadaan dengan lebih dekat (Google maps memiliki tingat zoom yang terbatas).

4. Google Chrome O.S (Operating System)

Satu lagi inovasi dari Google yaitu Google O.S yang saat ini mulai di gunakan di android phone. Google juga telah membuat beberapa pilot program dengan mengaplikasikan Google O.S tidak hanya ke android phone, tetapi juga ke laptop. Perkembangan ini tentunya membuat Microsoft kebakaran jenggot. Walaupun Google O.S yang ada saat ini masih dalam tahap perkembangan, siapa tahu dalam beberapa tahun ke depan, Google bisa menjatuhkan Microsoft.

5. Apakah inovasi dari google selanjutnya?

Sebenarnya masih banyak inovasi dari Google yang belum disebutkan seperti Google reader, Google talk, Google Analytics, Google Chrome browser dll. Dari sini bisa kita simpulkan bahwa Google selalu melakukan inovasi dari waktu ke waktu dan tidak salah apabila Google disejajarkan dengan Apple sebagai salah satu perusahaan terinovatif saat ini. Hanya berawal dari sebuah search-engine dan merambah ke banyak aspek, tentunya diperlukan kretivitas yang sangat tinggi.

Apakah rencana Google untuk inovasi selanjutnya? Let’s wait and see..

-Andri